Selasa

Makna Politik Islam

 


Dalam bahasa arab siyasah (Politik) itu diambil dari kata "sasa-yasusu-siyasatan" yang berarti memelihara, mengatur dan mengurusi 

Senin

Hizbut Tahrir Mengingkari Qodlo dan Qadar?

 


Penulis M Taufik NT

 

Ada sebagian kalangan melakukan tuduhan-tuduhan keji terhadap Hizbut Tahrir dengan menyatakan bahwa Hizbut Tahrir mengingkari takdir atau tidak mempercayai qodlo dan qodar.[1]

 

Ada beberapa hal yang harus dijelaskan terkait ini:

Minggu

Thalabun-Nusrah Rasulullah Saw

  
Rasul saw. mulai mencari nushrah selama tahapan tafâ’ul. Saat itu Abu Thalib meninggal. Masyarakat Makkah jumud dan tertutup di hadapan Rasul saw. Dengan meninggalnya Abu Thalib, penyerangan Quraisy kepada Rasul makin sengit sampai pada tingkat yang belum pernah mereka lakukan semasa hidup paman beliau, Abu Thalib. Jadilah perlindungan kepada Rasul saw. menjadi lebih lemah daripada perlindungan pada masa Abu Thalib.  


Lalu Allah SWT mewahyukan kepada beliau untuk

Sabtu

Menentukan 1 Ramadhan


Berdasarkan Rukyat Hilal Global, telah nampak hilal di sebagian negeri-negeriMuslim lainnya

maka Hari Sabtu 2 April merupakan 1 Ramadhan 1443 H

marhaban ya ramadhan 

كل عم و أنتم بخير  🌙 يوم السبت أول أيام شهر رمضان المبارك

Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1443H, semoga kita meraih derajat taqwa dengan ketaatan total.

HADITS-HADITS TERKAIT RUKYAT GLOBAL YANG DIPAKAI OLEH JUMHUR ULAMA :

Minggu

Semua Pemimpin Ulil Amri ?


Haruskah selalu taat pada ulil amri?
Siapakah yang layak disebut Ulil Amri?

Imam Al-Mawardi berkata, “Kepemimpinan adalah pengganti tugas kenabian dalam menjaga agama dan mengatur urusan dunia.” (lihat: Al-Ahkamus Sulthaniyah, 1/3)

Jumat

Hukum Mengkritik Penguasa



Dalil pertama, adalah dalil-dalil mutlak mengenai amar ma’ruf nahi munkar kepada penguasa. Misalnya sabda Nabi Saw, “Seutama-utamanya jihad adalah menyampaikan kalimat yang haq kepada penguasa (sulthan) atau pemimpin (amiir) yang zalim.” (HR. Abu Dawud, Tirmidzi dan Ibnu Majah).

Rabu

PERSEKONGKOLAN WAHABI DAN SAUDI HANCURKAN KHILAFAH



Pengantar

Gerakan Wahabi (al-harakah al-wahhabiyyah) dapat dianggap salah satu gerakan reformasi Islam yang berpengaruh besar terhadap umat Islam sejak abad ke-18. (Al-Ja'bari, 1996).

Gerakan yang dirintis oleh Muhammad bin Abdul Wahhab (1703-1792) memang dinilai banyak pakar memberi kontribusi positif bagi umat Islam, misalnya membuka pintu ijtihad, memurnikan tauhid sesuai pahamnya, dan memerangi apa yang dianggapnya bid'ah dan khurafat.

Bahkan Wahbah Zuhaili dalam kitabnya Mujaddid Ad-Din fi Al-Qarn Ats-Tsani 'Asyar, menganggap Muhammad bin Abdul Wahhab adalah mujaddid abad ke-12 H. Syekh Abdul Qadim Zallum dalam kitabnya Kaifa Hudimat Al-Khilafah hal. 14, juga mengakui Muhammad bin Abdul Wahhab adalah seorang mujtahid dalam mazhab Hambali.

Namun sisi gelap dari gerakan ini juga harus diungkap, khususnya dalam aspek politik. Menurut Abdul Qadim Zallum, gerakan Wahabi telah dimanfaatkan oleh Muhammad bin Saud (w. 1765) untuk memukul Khilafah Utsmaniyah dari dalam. Namun tindakan yang sudah dapat disebut pemberontakan ini, menurut Zallum terjadi tanpa disadari oleh para penganut gerakan Wahabi, meski disadari sepenuhnya oleh Muhammad bin Saud. (Zallum, Kaifa Hudimat Al-Khilafah, hal. 14).